Apa Efek Mesin Motor Matic Macet Karena Kehabisan Oli? - Ate Breaker

Apa Efek Mesin Motor Matic Macet Karena Kehabisan Oli?

 Sobat, skuter matic alias skutik, atau dikenal juga dengan sebutan motor matic adalah sepeda motor berbentuk skuter yang biasanya tidak dibekali dengan gigi rasio atau gigi transmisi semi atau manual. Tetapi motor matic ini dibekali model transmisi CVT atau otomatis.
 Kepopuleran skutik yang dimulai sejak awal 2010an ini memang bisa dikatakan sangat pesat, sehingga saat ini model skutik atau motor matic menjadi primadona dikalangan pengguna sepeda motor khususnya di indonesia. Sayangnya, motor yang hanya tinggal gas dan rem tersebut seringkali mengalami salah satu masalah, yakni surutnya oli di dalam mesin yang menyebabkan mesin macet tiba-tiba, alias ngjim atau ceket. Apa sebabnya?
 Biasanya, oli seret dalam mesin motor matic terjadi ketika pengguna telat mengganti oli tersebut. Menurut ATB sih, yang membuat oli matic lebih sering seret meski hanya telat dalam beberapa hitungan minggu, bisa terjadi karena mesin motor matic seringkali lebih cepat panas dibanding motor lain seperti bebek atau sport. Hal tersebut dipengaruhi berbagai faktor. Disamping itu, tingkat kekentalan oli motor matic terbilang lebih rendah dibanding motor bebek, sehingga ketika mengalami suhu mesin yang panas, oli lebih cepat menguap dan habis. Tetapi tentunya penyebab diatas dikecualikan bagi motor matic yang mengalami knalpot berasap alias ngebul.


 Sobat, motor matic terutama keluaran baru, memang seringkali mengalami surut oli mesin, dan berefek pada mesin motor macet atau ngejim. Macet ini disebabkan area mesin depan meliputi seher dan silinder tidak teraliri oli dan membuat mesin tidak bisa bergerak. Maka ketika dicoba di starter seolah tidak kuat seperti aki soak, dan hal yang sama berlaku ketika mencoba mengengkol motor, yang tiba-tiba engkol keras dan tidak bergerak sama sekali.
 Bagaimana cara mengatasinya?
 Nah khusus motor matic yang macet atau ngejim tersebut, sebenarnya masih bisa diatasi dengan mudah, tanpa harus membongkar mesin. Tetapi ini juga tergantung seberapa parah kerusakan yang ditimbulkan akibat mesin macet tersebut. Adapun caranya sobat bisa baca dipostingan sebelumnya melalui link ini.
 Tetapi yang perlu sobat ketahui, setelah motor macet atau ngejim, lalu diatasi dengan tanpa membongkar mesin, mungkin berdampak pada kondisi mesin. Nah berikut, beberapa efeknya yang sering ATB temui.

Suara mesin jadi kasar (berbeda dibanding biasanya)
 Nah yang paling pertama setelah sobat mengatasi mesin macet tersebut, biasanya langsung didengar suara mesin yang berbeda, seperti kasar, detakan, atau ngelitik. Hal itu wajar, karena ketika mesin macet, bagian seher atau piston, dengan boring atau silinder saling bergesekan tanpa pelumas, yang menyebabkan beberapa bagian silinder dan piston tergerus. Setelah diatasi piston akan melonggar kembali, namun efek gerusan pada piston akan membuatnya lebih longgar dari sebelumnya, walau sedikit akan berdampak pada suara mesin yang kasar tersebut.
 Solusinya, jika ingin menghilangkan suara tersebut, maka boring atau silinder dan piston harus diganti baru (jika silinder diasil), dan perlu korter/oversize (jika boring biasa).

Knalpot berasap alias ngebul
 Apabila gesekan yang terjadi antara piston dan silinder sangat parah, seringkali oli bisa memasuki ruang bakar yang membuatnya ikut terbakar bersama bensin, dan menghasilkan asap putih keluar dari knalpot. Efeknya jelas, oli mesin motor matic anda akan cepat habis jika komponen boring dan piston tidak diganti atau di oversize. Atau setidaknya, cek dan bongkar bagian silinder, jika tidak mengalami goresan dalam, ngebul cukup diatasi dengan mengganti 1 set piston.
 Selain itu, jika memang knalpot sudah ngebul dari awal yang membuat mesin macet, sebaiknya jangan menunda untuk mengganti silinder dan piston tersebut.

Performa berkurang
 Ketika terjadi ngebul setelah mesin macet, jelas akan membuat performa motor sedikit berkurang. Sebab, kompresi tidak sepadat awal sehingga mempengaruhi tenaga.

Sering kehabisan oli mesin
 Ada banyak faktor yang bisa ditimbulkan setelah mesin macet, seperti knalpot berasap, menurunnya performa, hingga membuat mesin lebih cepat panas dari biasanya. Maka tak jarang, oli mesinpun akan sering habis, dan lebih cepat habis dibanding sebelumnya. Solusinya jelas harus diatasi dengan cara yang tepat yakni dengan mengganti silinder dan piston seperti diatas.

Siap-siap servis total
 Nah ini yang menurut ATB paling ngeri, efek ngejim yang membuat oli seringkali habis dan jika berlangsung terus menerus, cepat atau lambat akan membuat berbagai komponen mesin seringkali kekurangan pelumasan. Berbagai komponen yang kurang mendapatkan pelumasan, membuat gesekan antar komponen mesin akan meningkat. Ujung-ujungnya akan ada banyak komponen yang cepat aus, sehingga kerusakan besar pada mesin dapat terjadi yang mengharuskan anda melakukan servis total terhadap mesin sepeda motornya.

 Nah maka dari itu sobat, meskipun mesin macet bisa diatasi tanpa harus membongkar mesin, tetapi dampaknya mungkin saja akan lebih besar dilain waktu. Maka alangkah lebih baik jika mengatasi mesin macet tersebut dengan cara tetap membongkar mesin, mengecek, dan mengganti komponen yang aus agar tidak menimbulkan berbagai efek yang telah ATB sebutkan diatas.
Semoga bermanfaat.

(tidak temukan form komentar? Ubah browser ke mode dekstop)Belum ada Komentar untuk "Apa Efek Mesin Motor Matic Macet Karena Kehabisan Oli?"

Posting Komentar

Post Terbaru

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel